DENIS : Cita-citaku jadi Polisi / Tentara
Hari ini saya mengikuti Workshop Photography & Blogging yang di selenggarakan oleh KOMPAS di Hotel HOM Semarang, pembicaranya adalah Om Arbain Rambey dan Mas Wisnu Nugroho dengan tema Foto Human Interest dan Menulis Kreatif. Benar-benar saya banyak mendapatkan ilmu dan pengetahuan dari workshop ini. Beruntung sekali saya bisa mengikuti workshop ini, dapet gratis cui,, hihi (dibayarin Fakultas,, terimakasih FISKOM :D )
Setelah mengikuti workshop, kira-kira pukul 16.15 WIB saya dan teman-teman mampir dulu ke Lawang Sewu. Tapi saya dan salah satu teman saya (sebut saja inisialnya Ivan Mangihut Haloho, hihihi) tidak masuk ke lawang sewu, biarkan teman-teman yang lain masuk liat-liat sana (sebenernya saya pengen).
Oke,,, karena saya dan ivan tidak ikut masuk ke Lawang Sewu, kami nyelonong aja ke tengah-tengah Monumen Tugu Muda. Di tempat inilah saya bertemu dua orang anak kecil yang sedang menjual koran yang terbitnya untuk di konsumsi pagi hari. Salah seorang anak kecil ini bernama Denis, dan anak kecil satunya saya tidak tahu namanya (malu-malu dia diajak ngobrol).
Denis ini tidak terlalu malu-malu seperti saudara perempuannya yang saya tak tahu namanya tadi, mulai deh saya tanya-tanya soal Denis. hehe
Denis adalah seorang anak yang masih belajar di bangku TK kecil. Saya sempat tanya cita-cita Denis itu apa, kata dia cita-citanya pengen jadi Polisi.
Langsung deh saya kaget, saya ajak tos dia. sambil bilang "Wih, kerennn, tos sek to yo?!" :D
Saya tanya lagi deh, "Pengen dadi Polisi Lalu Lintas opo Polisi sing nangkap Koruptor dek?"
Jawabnya : "Sing koyo Tentara kae lo mas"
Saya bingung ni "Lhah, Polisi opo Tentara nak ngono?"
Ee, belum sempet jawab uda di tarik pergi sama saudaranya yang cewek tadi, lampu merah uda nyala langsung saja mereka lari pindah ke seberang jalan satunya, balik lagi tp waktu disamperin malah lari.
Yaudin deh...
Sedikit cerita juga soal saudara Denis.
Kata yang dia ucapka, yang masih saya ingat adalah "Ojo di foto to mas, hapus-hapus, isin i lo". hihihi Ini foto saudara Denis yang meskipun malu-malu tapi sebenarnya berani, dia hanya malu kalo di foto.
Dari percakapan saya dengan Denis saya dapat suatu hal yang menarik saya untuk menulis catatan kecil ini, "Anak kecil yang jualan Koran eceran di jalan aja punya cita-cita yang mulia, dia ingin melindungi masyarakat ataupun mungkin bangsa ini"
| Akulah sang Super Man yang akan melindugimu |
Amin
#nginjenUrip_Project



